Lakukan FGD di SMK 1 Karossa Sulbar, Tim Pendamping SMK PK Poltekbos Kembangkan Teaching Factory

Politeknik Bosowa (Poltekbos) melakukan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pengembangan Pendamping Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK-PK) di SMK Negeri 1 Karossa Provinsi Sulawesi Barat, Kamis(13/10/22).

Kehadiran Poltekbos ke SMK Negeri 1 Karossa sebagai pendamping SMK PK, kali ini mengangkat topik menarik yakni Pengembangan Teaching Factory di SMK.

Salah satu Key Performance Indicators pada program SMK PK adalah Teaching Factory yang aktif memproduksi kebutuhan industri dengan tata kelola yang fleksibel;

Hal tersebut dapat dimulai dari komitmen pihak manajemen sekolah guna pengembangan Teaching Factory secara proaktif serta kemampuan managerial, wirausaha, dan pemimpin belajar yang baik.

Tak hanya itu, karakteristik atau keunggulan daerah dapat menjadi potensi penunjang dan fokus prioritas dalam pelaksanaan pengembangan produk dan jasa.

Koordinator Pendamping SMK-PK Dr. Ir. Mukhlisin, S. Pd., M. Pd., IP memaparkan Teaching Factory menjadi konsep pembelajaran secara nyata untuk menjembatani kesenjangan kompetensi antara pengetahuan yang diberikan sekolah dan kebutuhan industri.

 

" Kita juga perlu menyelaraskan antara kurikulum SMK Negeri 1 Karossa dengan tren kebutuhan masyarakat atau Industri dan Dunia Kerja (IDUKA), maka itu yang akan dijadikan basis produksi di Teaching Factor," papar  Mukhlisin didampingi Irvawansyah, S. Pd., M. Pd. yang juga merupakan Pendamping SMK-PK dari Politeknik Bosowa.

 

Sebelumnya, Kepala SMK Negeri 1 Karossa, Syamsuddin, S. Pd., M. Pd. memberikan atensi terhadap pendamping SMK-PK Poltekbos.

"Selamat datang Tim Pendamping SMK-PK Poltekbos di sekolah kami, mungkin ada banyak hal yang nanti akan disampaikan terkait dengan tahapan-tahapan pengembangan Teaching Factory," tuturnya.

Syamsuddin berharap kehadiran Pendamping SMK-PK dapat membantu sekolah yang ia pimpin terkait pengembangan program Teaching Factory yang aktif memproduksi dan menjadi pusat pembelajaran bagi siswa SMK.

"Kami berharap, tim pendamping Poltekbos dapat membantu mengembangkan setiap program SMK-PK agar maksimal, salah satunya pengembangan Teaching Factory," pungkasnya.